Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Suryawardhana didampingi Kanit Reskrim dan Kasi Humas Polresta Barelang menunjukkan barang bukti yang diamankan dari pelaku begal sat ekspose, Sabtu (21/5/2022). Foto: istimewa

Bataminfo.co.id, Batam – Polsek Sekupang meringkus duga pelaku begal yakni berinisial ML (30) dan IP (31) belum lama ini.

Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Suryawardhana menuturkan kejadian berawal pada hari Rabu tanggal 04 Mei 2022 sekitar pukul 19.30 wib, korban AR pergi menjemput korban A kerumahnya. Kemudian kedua korban pergi jalan-jalan di seputaran Kecamatan Sekupang dan sempat membeli bakso bakar.

Kemudian AR janjian bertemu dengan seseorang untuk membayar hutang pembelian akun game Mobile Legend dan menyuruh AR menemuinya di dekat SMP 25 Sekupang.

“Dengan mengendarai motor Honda Beat warna biru putih korban pergi menuju ke arah SMP 25. Setelah berputar-putar di daerah SMP 25, dipinggir jalan depan perumahan Dahlia, dan mereka duduk makan bakso bakar sambil menunggu pelaku,” sebutnya lagi.

Kemudian tiba- tiba datang sebuah mobil Toyota Avanza warna putih mendekati kedua korban, dan turun sekitar 4 orang dari mobil tersebut yang mana 2 orang diantaranya memegang senjata tajam berupa parang dan pisau dan langsung mengacungkan dan menodongkannya kearah korban.

“Pelaku langsung mengambil tas dan Handphone milik A dan Handphone AR yang terletak di dalam kotak Dashboard motor. Disaat barang-barang kedua korban diambil, pelaku lainnya memiting leher AR dan seorang tersangka lagi datang memegang pisau kemudian menendang rusuk AR,” terangnya.

Sementara itu pelaku lain yang belakangan turun dari mobil langsung mengambil motor Beat Korban.

Polsek sekupang di backup full oleh Satreskrim Polresta Barelang dan berhasil mengamankan pelaku di seputaran jodoh lalu di lakukan Pengembangan kemudian di dapat tersangka kedua, sedangkan 2 pelaku insial YM dan RJ sedang di dalam Penahanan Satreskrim Polresta Barelang karena terlibat Kasus yang lain.

“Atas Perbuatannya Pelaku di jerat dengan Pasal 365 KUHPidana dengan Ancaman Hukuman 12 Tahun Penjara,” tutupnya. (zel)