Petugas SAR gabungan mengevakuasi jasad Rina yang sebelumnya hilang di terkam buaya. Jasad korban ditemukan dibawah jembatan, Rabu (27/4/2022) sekira pukul 18.57 WIB. Foto: istimewa

Bataminfo.co.id, Bintan – Rina, anak perempuan berusia 13 tahun yang hilang di terkam buaya di perairan KM 16, Toapaya Kabupaten Bintan, Senin (25/4/2022) lalu, akhirnya di temukan.

Jasad Rina ditemukan tim SAR gabungan mengapung dipermukaan laut di bawah jembatan, Rabu (27/4/2022) sekira pukul 18.57 WIB.

BACA JUGA:   Sepekan, 60 Hektare Hutan dan Lahan di Bintan Terbakar

Korlap Tagana Bintan, Syafi’i membenarkan jasad anak perempuan yang duduk di bangku kelas 5 SD tersebut telah ditemukan. Jasad korban ditemukan dengan posisi bagian pinggang dan kaki diatas.

“Tadi langsung dimasukkan ke kantong jenazah dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib, Provinsi Kepri di KM 8,” ujar Syafi’i.

BACA JUGA:   Speedboat Milik Pemkab Karimun Bocor di Perairan Batam, Tak Ada Korban Jiwa

Hal senada disampaikan Humas Basarnas Tanjungpinang, Ardilla Azizi. Korban telah dibawa ke RSUD Ahmad Thabib.

“Sudah dievakuasi ke rumah sakit provinsi,” ucapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, seorang anak perempuan bernama Rina, mengalami nasib yang sangat malang. Rina (13) hilang, setelah diterkam buaya.

BACA JUGA:   Batam Bintan dan Bali Dapat Perhatian Khusus

Tepatnya di Sungai Mangrove, KM 16 Toapaya, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (25/4).

“Benar, kami telah menerima informasi kejadian seorang anak perempuan diterkam buaya,” ujar Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Slamet Riyadi. (ode)