Tim SAR melakukan pencarian Rina (13), yang hilang di terkam buaya di perairan KM 16 Toapaya, Kabupaten Bintan. Foto: istimewa

Bataminfo.co.id, Bintan – Seorang anak perempuan bernama Rina, mengalami nasib yang sangat malang. Rina (13) hilang, setelah diterkam buaya.

Tepatnya di Sungai Mangrove, KM 16 Toapaya, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (25/4).

“Benar, kami telah menerima informasi kejadian seorang anak perempuan diterkam buaya,” ujar Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Slamet Riyadi.

BACA JUGA:   Lima Penyalur TKI Ilegal dari Bintan Terancam 10 Tahun Penjara

Slamet menyebut informasi diterima pihaknya dari seorang anggota TNI Angkatan Laut Darmadi, sekitar pukul 17.00 WIB Berdasarkan informasi di lapangan, katanya lagi, korban sedang mencari kerang atau lokan bersama kakeknya di area Sungai Mangrove, sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, korban tiba-tiba diterkam buaya dan langsung dibawa ke muara sungai.

BACA JUGA:   Segel Hotel Nagoya Plaza, Mantan Karyawan Minta Haknya di Penuhi Pihak Manajemen

“Hingga saat ini korban belum ditemukan,” ujar Slamet.

Pencarian korban melibatkan unsur gabungan, mulai dari Kantor SAR Tanjungpinang, Polres Bintan, TNI, BPBD, Tagana Bintan, dan masyarakat setempat.

Tim gabungan hingga Selasa pagi ini masih menelusuri Sungai Mangrove untuk menemukan korban, dengan menggunakan satu set rubber boat. (*)

BACA JUGA:   Ini Penyebab Oknum TNI Serang dan Rusak Kantor Polisi