Ilustrasi pengisian BMM sepeda motor. Foto: istimewa

Bataminfo.co.id – Pemilik sepeda motor punya cara berbeda dalam mengisi bensin. Ada pemotor yang mengisi bensin penuh, namun tak jarang hanya secukupnya.

Ternyata kebiasaan mengisi bensin akan berimbas pada keawetan tangki atau pompa bensin lho. Ya, jumlah bahan bakar minyak (BBM) disarankan tidak meninggalkan ruang pada tangki agar tidak terjadi kondensasi atau pengembunan.

“Jangan sering-sering tangki itu kosong, kita hidup di negara tropis, kelembapan tinggi pada saat bensin itu kosong malamnya dingin ada cenderung kondensasi. Ada risiko karat,” ujar Manager Technical and Education PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Aji Handoko dilansir Detikcom.

BACA JUGA:   The Icon Central Hadir di Batam, Hunian Mewah dan Berada di Lokasi Strategis

Aji menjelaskan tangki BBM yang isinya sedikit meningkatkan terjadinya kondensasi. Kondensasi inilah yang bisa menjadi penyebab utama timbulnya kotoran pada tangki BBM. Kotoran yang muncul di tangki BBM mobil bisa berbahaya dan dapat merusak komponen seperti pompa dan filter BBM.

BACA JUGA:   Sambut HUT RI Ke-75, Polsek Belakang Padang Bagikan 100 Paket Sembako

“Kedua ada resiko water hammer karena airnya tersedot ke pompa bahan bakar. Karena karatan akhirnya filter buntu, atau karena ada air selain karat di situ,” ujar Aji.

“Cenderung motor motor yang cuma diisi 1 liter habis, itu lebih berisiko kesitu (karatan), terjadi kondensasi,” tambah dia.

BACA JUGA:   Berkah Ramadan, Kedai Kopi Rakyat Bagikan Ratusan Takjil ke Pengendara

Untuk menghindari risiko tangki bbm berkarat, Aji menyarankan agar pemilik sepeda motor mengisi BBM secara penuh.

“Kalau mau sehat, (tangki bensin) separuh diisi lagi, apalagi teman teman yang hobi motor itu saya sarankan untuk diisi penuh,” saran dia. (*)