Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus. Foto: istimewa

Bataminfo.co.id, Batam – Peristiwa yang menimpa puluhan TKI dalam insiden yang terjadi baru ini cukup menyita perhatian karena berangkat secara ilegal melalui Pelabuhan-pelabuhan Tikus di Kepulauan Riau.

Hal ini juga disentil oleh Ketua Komisi Keadilan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP) Kepulauan Riau, Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus, Kamis, (30/12/2021).

Menurutnya, proses pengiriman para Pekerja Migran Indonesia ke Negara Tetangga tak hanya dilakukan oleh dua atau tiga saja. Ia memberikan dukungan kepada para Pihak berwajib untuk menindaklanjuti perihal tersebut. Namun, dikatakannya, diperlukan kebijakan yang signifikan dari pemerintah.

BACA JUGA:   Kejagung Geledah Rumah Kepala dan Kabid P2 BC Batam, Sejumlah Barang Diamankan

“Saya tahu Polisi (Polda Kepri) bekerja keras untuk menuntaskan kasus ini secara hukum. Dan saya sangat mengapresiasi kerja kerja keras ini. Tidak mungkin pekerjaan ini hanya dikerjakan oleh dua atau tiga orang. Karena itu saya mendukung upaya lanjut yang akan dikembangkan oleh pihak kepolisian untuk menemukan pelaku lain (terutama master main siapapun termasuk oknum yang berkepentingan) dibalik kasus ini,”ungkapnya.

Ia menduga adanya oknum atau pihak yang sengaja melindungi sindikat sehingga kasus tersebut seolah sulit tercium. Bahkan, menurut Romo, tidak ada kebijakan yang signifikan dari Pemerintah untuk melindungi para pekerja migran dari praktek-praktek sindikat.

BACA JUGA:   Palsukan Surat Lahan BP Batam, Pria ini Ditangkap Polisi

“Kami memang patut curiga ada yang sengaja melindungi sindikat sampai sampai kasus ini seolah selalu sulit diendus. Tidak ada kebijakan yang signifikan untuk melindungi pekerja migran kita dari praktik-praktik sindikat seperti ini dan selalu tidak pernah master main kasus-kasus ini terungkap dengan utuh dan menyeluruh. Kami tetap memantau dan berharap master main sindikat pengiriman PMI ini segera diungkap dan ditangkap,” ucapnya.

BACA JUGA:   Polda Kepri Tangkap Pelaku Curat 40 TKP di Batam

Ia berpesan kepada semua pihak dan masyarakat umum agar dapat bekerjasama dalam memberikan informasi terkait praktek-praktek yang bersifat ilegal.

“Oleh karena itu kami berharap semua pihak dan masyarakat umumnya dapat bekerja sama memberikan informasi jika tahu ada yang bermain dan bersembunyi di balik bisnis PMI ini. Ini momentum. Jangan takut untuk bersuara demi kemanusiaan dan keadilan terutama bagi semua korban yang tenggelam,” tandasnya. (Non)