Sampah berserakan di jalan menuju Mako Polsek Bengkong, Jumat (29/10/2021). Foto: Non/BI

Bataminfo.co.id, Batam – Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih minim. Padahal menjaga kebersihan merupakan salah satu cara agar terhindar dari wabah penyakit. Terlebih, saat ini pandemi Covid-19 di Kota Batam belum berakhir.

Seperti yang terjadi di kawasan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong. Tumpukan sampah berserakan di jalan raya dikawasan RT 02, RW 02, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong. Tepatnya di jalan menuju kearah Mako Polsek Bengkong.

Ketua RT setempat, Evidion mengatakan pihaknya sudah pernah memberikan himbauan kepada warganya, bahkan telah memasangkan papan yang bertuliskan peringatan agar tidak membuang sampah di lokasi tersebut.

“Maaf, itu bukan tempat pembuangan sampah. Hanya saja ada beberapa masyarakat yang membuang sampah disana. Saya bersama warga saya juga pernah memonitor yang membuang sampah disitu, ada yang kedapatan membuang sampah disitu dan kami peringati agar tidak membuang sampah lagi disitu serta memungut kembali sampah yang ia buang disitu. Tapi sayangnya yang buang sampah disitu main kucing-kucingan. Kalau tak ada yg mengawasi maka mereka buang lagi disitu,” ucap Evidion.

Dikatannya, permasalahan tersebut sudah diketahui oleh Lurah setempat, dan telah didatangkan mobil pengangkut sampah untuk mengangkatnya. Namun, masih banyak orang yang membuang sampah ditempat tersebut.

“Pihak Kelurahan sudah mengetahui dan dibahas di WA Grup RT/RW dan besoknya sampah tersebut diangkat oleh mobil sampah. Tapi besoknya sudah menumpuk lagi. Mobil pengangkut sampah di wilayah ada kok, hanya saja kesadaran masyarakat saja yang kurang,” tuturnya.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Batam, Faisal mengatakan memang tidak disediakan bak sampah khusus wilayah tersebut, dikarenakan telah disatukan ke TPS yang berlokasi di Sesi Nayon.

“Tidak ada bak sampah di sana.
yang ada bak sampah nya di TPS Nayon. Memang masih berserakan, tapi kita usahakan bersihkan lokasi tersebut seminggu 2 atau 3 kali. Lokasi itu sudah di layani pick up Kecamatan. Namun masih di buang oleh warga sekitar yang tidak bertanggung jawab ke lokasi depan Polsek Bengkong itu,” ujarnya kepada Bataminfo.

Ia menuturkan, pelayanan pungutan sampah untuk wilayah Bengkong sudah dilakukan, kecuali akses ke kavling yang memiliki jalan yang sempit, sehingga armada pengangkut kesulitan untuk memungutinya.

“Kalo untuk Wilayah Bengkong sudah masuk pelayanan semua kecuali lokasi kavling yang jalan nya gak bisa masuk akses armada kita atau armada kecamatan. Tetapi kami akan tetap mengontrol agar semua wilayah dapat dilayani,” ucapnya. (Non)