Bataminfo.co.id, Natuna – Dewi Kumalasari Ansar melantik Sepri Dwiani Wan Siswandi sebagai Bunda PAUD dan Ketua Dekranasda Kabupaten Natuna, Jumat (22/10/2021).

Dalam kesempatan ini Dewi yang juga Ketua Dekranasda Kepri ini mengatakan bahwa dengan dilantiknya Bunda PAUD dan ketua Dekranasda Natuna ini hendaknya kedepan bisa segera bekerja membantu pemerintah.

Semua organisasi, kata Dewi, proses dibentuknya karena dilatarbelakangi semangat berbuat untuk masyarakat dengan cara mengerahkan segala daya dan upaya dalam inovasi serta kreasi.

“Walapun memiliki tupoksi yg berbeda namun Bunda PAUD dan Dekranasda memiliki tujuan yang sama yaitu bagaimana pemberdayaan potensi daerah baik SDM maupun SDA, agar  ikut mempercepat terbentuknya kesejahteraan masyarakat secara merata,” kata Bunda PAUD Kepri ini.

BACA JUGA:   Gubernur Canangkan Vaksinasi Bagi Remaja Usia 12-17 Tahun se-Kepri di Natuna

Bunda PAUD sendiri merupakan simbol sekaligus mitra usaha dalam gerakan nasional pendidikan anak usia dini, keberadaan PAUD tidak bisa di pandang sebelah mata karena lembaga PAUD memiliki konsen yg tinggi dalam pola pendidikan anak di masa usia dini.

PAUD termasuk pondasi dan pilar utama dalam pembagunan manusia Indonesia karena usia dini merupakan periode emas atau golden age. Bagi perkembangan anak, untuk memperoleh proses pendidikan periode emas ini tidak dapat terulang kedua kali di mana otak dan fisik anak tengah mengalami perkembangan yg sangat pesat. Dan masa emas anak akan terjadi ketika anak berumur 0-5 tahun.

BACA JUGA:   Lima Kios di Natuna Terbakar, Satu Orang Tewas

“Kita memiliki tanggung jawab yang besar terhadap tumbuh kembang anak karena anak adalah anugrah Allah. Anak merupakan amanah atau  titipan dan menjadi harta paling berharga yang harus kita jaga dan kita  rawat,” katanya.

Pendidikan anak usia dini harus dilakukan secara holistik dan integratif yaitu menyeluruh.

Sementara Kehadiran Dekranasda sendiri  memiliki kemampuan untuk menghimpun segala potensi  pecinta dan peminat seni untuk mengembangkan produk kerajinan.

Dan di Natuna memiliki banyak potensi kerajinan yang perlu mendapat sentuhan. Diantaranya ada kerajinan rotan, tikar pandan yang merupakan kekuatan pengrajin di Natuna yang harus dikembangkan.

BACA JUGA:   Konflik AS - China Memanas di Laut Natuna Utara, Bakamla RI Tingkatkan Patroli

“Banyak pekerjaan rumah yg harus kita tuntaskan bersama, terutama bagaimana meningkatkan kualitas produk kerajinan unggulan daerah. Sekarang kita memiliki era digital kita tidak bersaing dengan produk lokal saja namun bagai mana produk yang kita miliki dapat mengangkat nama baik Provinsi Kepri hingga di kenal di seluruh mancanegara,” pungkas istri Gubernur Kepri ini.

Hadir dalam kesempatan ini Bupati Natuna Wan Siswandi, ketua Bunda PAUD Natuna sekaligus ketua Dekranasda serta jajaran pengurus Bunda PAUD dan Dekranasda Natuna. (*)