Ilustrasi penangkapan. Foto : internet

Bataminfo.co.id – Seorang lelaki yang sudah memiliki dua cucu di Garut berinisial MS (55) ditangkap polisi karena menjadi pelaku pencurian spesialis kendaraan bermotor roda dua. Kakek ini mencuri agar bisa berfoya-foya dan main perempuan.

Kapolsek Garut Kota Kompol Deden Mulyana mengatakan, MS ditangkap Unit Reserse Kriminal Polsek Garut Kota Bersama Tim Sancang Polres Garut, Selasa (28/9) malam.

Penangkapan kami lakukan setelah kami menerima informasi bahwa salah satu motor curian dijual di media sosial. Kami Bersama Tim Sancang Polres Garut langsung melakukan penyelidikan,” kata Deden, Kamis (30/9), dikutip dari Merdeka.com.

BACA JUGA:   Dua Kontainer Limbah Minyak Sawit dari Rempang Cate Dikirim ke China

Dalam penyelidikan itu, Deden menyebut bahwa pihaknya berhasil menangkap MS di wilayah Kelurahan Regol, Kecamatan Garut Kota.

“Dalam penangkapan, MS berupaya melawan dan melarikan diri sehingga kami lakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki pelaku. Kami langsung membawa pelaku ke Polsek Garut Kota untuk memeriksa dan melakukan pengembangan. Ternyata pelaku sudah empat kali melakukan aksi tersebut,” sebutnya.

Dari empat aksi pencurian tersebut, tiga sepeda motor dicuri karena pemiliknya lupa mencabut kunci. Satu unit lagi dicuri menggunakan kunci letter T. Salah satu sepeda motor yang dicuri MS merupakan kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Garut.

BACA JUGA:   Maling Beraksi di Batu Aji, Motor Dikunci Ganda Pun Kena Embat

“Dari pengakuan MS, ia mencuri pada 9 Agustus di parkiran Masjid Agung Garut, 27 Agustus di depan kantor PKK Pendopo Garut, 7 September di area Babancong Pendopo Garut, dan 25 September di parkiran Masjid Agung Garut. Jadi seluruhnya dilakukan di wilayah Kecamatan Garut Kota,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Polda Kepri Bekuk Sindikat Pembobol Rekening

Deden menjelaskan, MS merupakan warga kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota. Dia sudah memiliki dua cucu. “Pengakuan MS, dia menggunakan uang hasil menjual motor curian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan berfoya-foya dengan perempuan,” katanya.

Dari tangan pelaku, diakui Deden, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti kejahatan, mulai kunci letter T hingga dua unit kendaraan bermotor roda dua hasil curian. MS oleh polisi dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian. “Ancaman hukumannya di atas enam tahun penjara,” tutup Deden. (*)