Bataminfo.co.id, Batam – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) mengelar Masa Penerimaan Angota Baru (MPAB) di Aula STIE Bentara Persada Batam, Minggu (29/8/2021) lalu.

Kegiatan organisasi tersebut diselenggarakan selama dua hari dimulai tanggal 28 dan 29 Agustus. Belasan mahasiswa dari berbagai kampus mengikuti kegiatan dengan tema “Sebab banyak yang dipanggil tapi, sedikit yang dipilih”.

Ketua panitia penyelenggara MPAB, Andereas Sena mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan gelombang pertama yg diselenggarakan karena mempertimbangkan kondisi Mahasiswa Batam yang mayoritas sebagai pekerja paruh waktu.

“Kegiatan MPAB ini akan diselenggarakan dalam dua gelombang, karena melihat dan mempertimbangkan kondisi dan situasi mahasiswa Kota Batam yang mayoritasnya adalah mahasiswa pekerja. Maka hal ini yang kami lakukan, sesuai jadwal yang telah kami sepakati bersama pengurus DPCC,” ucapnya.

BACA JUGA:   Kabinda Kepri Serahkan Ratusan Paket Sembako Kepada Warga Korban Kebakaran di Baloi Indah

Dirinya melanjutkan, gelombang kedua akan diselenggarakan dalam waktu dekat. Dan kemudian akan dilanjutkan dengan kegiatan Masa Bimbingan (Mabim).

“Beberapa minggu kedepan kegiatan MPAB akan kami lakukan. Setelah itu akan dilakukan kegiatan Masa bimbingan serentak,” bebernya.

Sementata itu Ketua Presidium PMKRI CC Batam Santo Hilarius, Yohanes Ama Making alias Jhon Making mengatakan, pelaksanaan MPAB bagi mahasiswa se-Batam tersebut, bertujuan agar membentuk karakter mahasiswa yang nantinya dapat berkontribusi bagi masyarakat maupun negara.

“MPAB merupakan hal terpenting dalam sebuah organisasi dan merupakan salah satu program prioritas yang harus dilakukan oleh pengurus. Melalui kaderisasi seorang mahasiswa diharapakan dapat berkontribusi bagi kehidupan masyarakat dan bernegara untuk turut mewujudkan keadilan, kemanusiaan dan persaudaran sejati,” papar Jhon Making.

BACA JUGA:   Kabar Baik, Pelni Batam Ajak Masyarakat Mudik Gratis Dengan KM Kelud

Jhon menjabarkan, penyelenggaraan MPAB merupakan salah satu kegiatan pendidikan kaderisasi formal yang diharuskan dalam perekrutan calon anggota baru bagi PMKRI Cabang Batam Sanctus Hilarius.

“MPAB merupakan kegiatan pendidikan dan kaderisasi formal bagi mahasiswa sebelum menjadi anggota PMKRI, Seluruh kegiatan yang dijalankan selama MPAB telah diatur dalam silabus pembinaan dan pendidikan,” lanjutnya.

Dengan berlangsungnya kegiatan perekrutan tersebut, Jhon berharap agar kedepannya peserta dengan belasan orang ini, lebih matang dalam hal kuantitas.

“Walaupun hanya belasan orang calon kader peserta begitu antusias mengikuti setiap proses pengkaderan hingga tuntas menjadi Anggota Muda. Secara kuantitas PMKRI Batam memang tidak seberapa tapi kami mengutamakan kualitas seorang kader yang siap dipersembahkan bagi Gereja dan Tanah Air, kami tidak hebat tapi terlatih,” tutup Jhon Making selaku ketua PMKRI CC Batam.

BACA JUGA:   Naik Bus Trans Batam Sekarang Sudah Bisa Bayar Pakai QRIS

Kegiatan dihadiri oleh RD. Laurensius Dihe Sanga selaku Pastor Moderator, Drs. Gregorius Lukas Esong selaku Dewan Pembina PMKRI CC Batam, Budi Sudarmawan, selaku Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Propinsi Kepri , Akademisi Katolik, Herman Simbolon selaku Dewan Pembina Pemuda Katolik Komda Kepri, Ketua (Caretaker) Pemuda Katolik Komcab Batam dan tamu undangan lainnya. (Bora)