Tiang SUTT di Perumahan Simpang Raya. Foto : yog/Bi

Listrik adalah salah satu berkah paling penting yang diberikan sains kepada umat manusia. Tanpa listrik seluruh operasi di rumah, perkantoran bisnis tak bisa berjalan.

Listrik menjadi kebutuhan yang sejajar dengan kebutuhan primer dan mengalahkan kebutuhan lainnya. Bayangkan saja, berapa banyak listrik yang diperlukan dalam kehidupan.

Pertumbuhan penduduk dan perkembangan teknologi, akan berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan listrik untuk masyarakat.

Tiang untuk Perumahan modena regency. Foto : yog/BI

Bagaimana Pemerintah melalui Bright PLN Batam menyikapi kebutuhan hal tersebut ?

Dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk di Kota Batam, pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV sangat dibutuhkan saat ini.

BACA JUGA:   Upaya untuk Mendorong Tumbuhnya Partisipasi Masyarakat dan Rasa Tanggung Jawab akan Arti Pentingnya Pajak

Langkah cepat Pemerintah yaitu membangun jaringan listrik yang unggul melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV.

Melihat perkembangan ekonomi dan manusia saat ini, hampir sebagian besar lahan sudah menjadi pemukiman, atau dikuasai oleh masyarakat.

Isu dan informasi yang salah mengenai SUTT membuat warga pemukiman dan pemilik lahan menolak dilalui jalur tersebut. Padahal, tanpa jalur tersebut, apalah arti pembangkit dibangun.

BACA JUGA:   Impact of Bullying: Bully Masih Marak di Perguruan Tinggi

Disisi lain, selain memberikan penambahan pasokan listrik kepada masyarakat, bangunan SUTT tentunya tidak menyebabkan radiasi yang menganggu masyarakat.

Hal ini juga terbukti dengan beberapa pembangunan SUTT yang dilakukan dibeberapa kota besar di wilayah Indonesia.

Kondisi ini dikuatkan dengan keluarnya surat rekomendasi aman terhadap SUTT dari Departemen Kesehatan RI dan konfirmasi Badan Penelitian dan Pengembangan Depkes RI 19 September 1992.

Pembangunan SUTT telah memenuhi persyaratan pengamanan yang berpedoman kepada International Radiation Protection Association (IRPA), International Non-Ionizing Radiation Committee dan World Health Organization (WHO)

BACA JUGA:   Mengejar Pajak Orang Kaya: Sudah Siapkah Indonesia?

Dengan demikian, tempat tinggal disekitar SUTT maupun dibawah SUTT tidak berbahaya untuk kesehatan. Kecemasan warga yang bahaya dari radiasi adanya SUTT hanya karena belum mendapat informasi yang valid dan sebenarnya.

Dengan rekomendasi ini, tentunya masyarakat tidak perlu takut dari pembangunan SUTT. Untuk itu masyarakat dapat bekerjasama dengan PLN dalam menciptakan daerah yang terang. (*)

Penulis : Egi Agral M.R, S.Kom