Bangunan Nagoya Mansion Hotel dan Apartemen. Foto : nto/BI

Bataminfo.co.id, Batam – Satu persatu permasalahan di Nagoya Mansion Hotel dan Apartemen yang terletak di Kecamatan Lubuk Baja, terkuak.

Mulai dari alunan musik disko yang mengganggu kenyamanan warga sekitar, disusul keluhan pemilik apartemen yang sampai saat ini belum mendapatkan sertifikat kepemilikan apartemen. Kini, muncul permasalahan baru yakni pengelola menaikkan tarif pemeliharaan atau maintenance yang semena – mena tanpa persetujuan pemilik apartemen.

Seperti yang disampaikan salah seorang pemilik apartemen di Nagoya Mansion bernama Amnasari, kepada Bataminfo.co.id, Kamis (17/9/2020).

“Di masa sulit seperti ini seharusnya di berilah kompensasi sedikit. Bukannya malah menekan kami seperti ini. Menaikkan tarif tanpa ada pemberitahuan seperti ini,” ujar Amnasari.

Dijelaskan Amnasari, jika dirinya terlambat membayar biaya pemeliharaan atau maintenance. Pihak pengelola memblokir kartu yang digunakan pemilik untuk menuju ke apartemen.

“Kartu kami tidak bisa digunakan untuk naik lift menuju ke apartemen. Padahal, perjanjian awal dulu tidak ada kenaikan tarif biaya maintenance,” ucapnya.

Hingga berita ini diunggah, BATAMINFO masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola apartemen Nagoya Mansion. (nto)